Bekerja Tanpa Meninggalkan Hobi dan Kesenangan

0
311

NOISEGARAGE.ID: ‘Bekerja tanpa melupakan kesenangan dan hobi’, kalimat tersebut pas dialamatkan kepada para pemuda kreatif dan pekerja keras yang tergabung di ‘Oyon Klub’.

Oyon Klub adalah komunitas ojek online di Jalan Pagarsih, Kota Bandung. Sejak berdiri Juni 2018 lalu, anggota komunitas ini terus bertambah dan terus menebar semangat berkreativitas bahkan menghasilkan uang.

Mereka memilih untuk mantap melangkah menekuni ojek online tanpa meninggalkan pekerjaan tetap mereka, bahkan hobinya.

“Asalnya kita nongkrong-nongkrong aja, lama-lama kita berpikir bagaimana nongkrong kita tetap ada, tapi penghasilan bertambah. Akhirnya terbentuk Oyon Klub di Gang Pak Oyon tepat depan masjid. Oyon Klub ini beranggotakan ojek online dan offline, tapi semua anggota punya pekerjaan tetap dan hobi yang hampir sama, yakni musik,” kata  Rifki Ramadan salah seorang anggota Oyon Klub.

Karyawan salah satu minimarket ini tak segan mengajak semua orang di komunitasnya untuk terus semangat dan mantap melangkah ke depan. Terlebih kata dia, masa muda harus terus diisi dengan hal-hal positif, bahkan menghasilkan uang.

“Anggota Oyon Klub ini semua bekerja dan memilih ojek online sebagai kerjaan sampingan. Di waktu senggang kami tetap menjalankan hobi kita di band. Mulai dari desainer, tukang instalasi listrik hingga PNS ada di kami,” jelas dia.

Dua Punggawa Oyon Klub Saat Menceritakan Indahnya bekerja yang tidak harus meninggalkan kesenangan dan hobi (foto NGF)
Dua Punggawa Oyon Klub Saat Menceritakan Indahnya bekerja yang tidak harus meninggalkan kesenangan dan hobi (foto NGF)

Lebih lanjut dia pun mengajak para pemuda lainnya untuk terus bergerak di jalur positif dan berkarya.

“Alhamdulillah walaupun kita bekerja, kesenangan dan hobi tidak kami tinggalkan,” kata dia.

Tentunya ada sejumlah strategi yang harus dijalankan agar bisa bersaing dengan ojek online yang sangat banyak saat ini. Apalagi kalau ingin tetap eksist dengan hobi dan kesenangan yang menjadi kebiasaan sebelumnya.

“Saya ini pekerjaan tetapnya sebagai karyawan salah satu minimarket, sampingannya Ojek online. Selain dapat bonus, setiap bulan kita punya dua sumber pendapatan. Mumpung masih muda, mari terus kreatif dan jangan terbelenggu gengsi, jalan saja, terus bekerja dan memberikan kontribusi di positif untuk lingkungan,” tutur dia.

Pendapatan

Roni salah seorang anggota lainnya mengaku bisa 15 kali jalan dalam sehari. Perjalanan tersebut dilakukan setelah pekerjaannya sebagai tukang sablon selesai dilakukan.

“Zaman now ini kami memilih ojek online, selain menjanjikan, ada bonus, dapat intensif juga dari konsumne. Alhamdulillah penghasilan lumayan bagus, hobi juga bisa jalan terus,” kata Roni.

Kaitannya dengan waktu, kata dia, semua bisa diatur sendiri, apalagi ojek berbasis aplikasi ini memungkinkan untuk on/off kapan pun. Dengan begitu, dirinya bisa menyesuaikan saat harus menjalankan pekerjaan pokoknya sebagai tukang sablon, atau sebaliknya di waktu tertentu.

“Gampang, justru managemen waktu saya jadi teratur, efisien, mana waktu online, waktu hobi dan waktu pekerjaan tetap,” tutur dia.

Namun, kata dia, strategi pun harus dimiliki para pemotor ojok online. Misalnya di jam dan daerah mana saja konsumen banyak, termasuk konsumen yang tidak pernah lupa memberi intensif.

Hal itu harus diketahui untuk menghasilkan uang banyak dengan waktu yang efisiens.

“Saya sih senang sekali menjalankannya, tetap bekerja tanpa meninggalkan kesenangan dan hobi,” kata dia.

(NGF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here