“SADNESS DISTORTION”: Aksi Kepedulian Metal Head Pada Korban Tsunami Selat Sunda

NOISEGARAGE: Sederet musisi dan pecinta musik metal Bandung tunjukan kepedulian mereka terhadap para korban tsunami selat sunda yang melanda Anyer, Pandeglang dan Banten lewat konser amal ‘SADNESS DISTORTION’ di Pascorner cafe Bandung, Minggu (30/12/2018).

Tak tanggung- tanggung, SADNESS DISTORTION dimeriahkan 15 band cadas yang sudah tak ragukan lagi sepak terjangnya di scene musik metal bandung, antara lain Bunga Teratai, Guzarat, Dictum Violence, Avortes, Eresje, S-Thrash, Impled, Jeder, Mummy, Snockcore, Souleye, Jawara, Haraks, Invira dan Mhythos.

Jawara

 

Implied

Mythos yang tampil sebagai band pembuka langsung menyedot perhatian penonton lewat aksi panggung yang atraktif. Kemudian ada penampilan Guzarat yang tak kalah gahar dan di akhir acara Souleye sukses menggetarkan panggung SADNESS DISTORTION lewat hentakan musik trash metal mereka.

 

Haraks

Sebagai perwujudan aksi solidaritas, Penyelenggara acara juga membuka penggalangan dana lewat donasi dan penjualan t-shirt. Para pengunjung yang hadir pun terlihat antusias di acara yang dimulai pukul 15.00 WIB sampai 22.00 WIB tersebut.

 

 

Koordinator Acara, Gatot menyebutkan acara ini merupakan sebagai bentuk solidaritas para pecinta musik bagi saudara kita yang terdampak tsunami.

”Semua band yang disini mereka tidak dibayar dan malah mereka memberikan bantuan untuk korban di sana (Banten),” kata Gatot.

 

Koordinator Acara Sadness Distortion, Gatot (Kanan).

 

”Meski kita bergiat dalam musik keras, tapi kita masih memiliki rasa simpati maupun empati kepada korban terdampak tsunami Selat Sunda,” ujarnya.

Gatot berharap melalui acara ini dapat menyentuh para penggiat musik lainnya untuk membantu meringankan beban para korban tsunami Selat Sunda.

(NG)