Rock 90 an Jadi Oasis di EP GDN Band

0
98
GDN
Grunge Never Die (foto IST)

NOISEGARAGE.ID: Sentuhan rock 90-an menjadi pembeda dari karya band grunge asal Purwakarta, Jawa barat Grunge Never Dies (GND) ini. Band ini muncul dari komunitas grunge di daerah berjargon ‘Istimewa’. Seperti band grunge lainnya, musik band ini juga terpengaruhi Nirvana.

Selain aktif mengisi gigs lokal, terutama di grunge scene underground, band ini juga sudah merilis EP.

“Band ini kami bentuk sekitar tahun 2009 dan sudah banyak manggung, khususnya di Purwakarta. Kami sangat terpengaruh musik-musik rock dan grunge, seperti Silverchair, Soundgarden, Nirvana, The Vines, The Melvins, Sonic Youth, hingga Seether,” kata Banone sang vokalis.

BACA JUGA:  Nirvana 

Band ini terdiri dari satu pemain gitar sekaligus vokal, bass juga vokal dan seorang drumer. Banone gitar/vokal, Renald bass/vokal dan Yogi drumer.

EP bertajuk ‘Para Pecundang’ itu sedikit berbeda dari band-band yang memengaruhinya. Mereka memasukan sentuhan rock 90-an. Sentuhan rock 90 an ini menjadi pembeda GDN dari band-band bergenre grunge lainnya.

“Di EP ini kami jagokan Pecundang dan Manusia Bermuka Dua,” kata dia.

(NGF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here