Boyong Band Australia, Radang Kelamin Keliling 7 Kota di Indonesia 

NOISEGARAGE.ID: Gundah dengan kondisi sosial di sekitarnya, Band Radang Kelamin terus menyuarakan pesan moralnya, terlebih urusan ‘Social Porn’.

Band yang semula hanya pelarian ini pun menjelma menjadi band besar dengan banyak karya. Karyanya di mulai dengan Album bertema ‘Tribute to Mak Erot’ berlanjut ke ‘Surga di dalam Lobang Memek’, ‘The Slave of Dick’ hingga Brutal Porn Infection’.

Band besutan Dzaoent, Teguh dan Anggi itu terus berkibar dan didengar para penikmat Hardcore dan underground pada umumnya.

Untuk terus mempertahankan eksistensinya, Radang Kelamin tengah mempersiapkan album terbarunya bertajuk ‘The King of Ngentot’. Sebelum merampungkan garapannya itu, band ini menggelar mini tour ke beberapa kota di Indonesia.

BACA JUGA: Heavy Metal: Melintasi Generasi dengan Suara yang Menggelegar”

“Kita tour sambil nemenin band Australia Speed Ball keliling Indonesia dan mengenalkan musik mereka,” kata Dzaoent di Bandung April 2024.

Sang gitaris Anggi mengaku sering mendapat DM nyeleneh di awal dirinya bergabung dengan Radang Telinga. Dengan tema-tema album yang menjurus, tak jarang dirinya merasa risih dengan isi DM, terlebih Anggi menjadi satu-satunya cewek di band itu.

“Awalnya risih, tapi lama lama dibawa enjoy aja, dan sekarang lebih enjoy,” kata perempuan tercantik di Radang Kelamin itu.

Sebelumnya, Radang Kelamin bernama Tumor Toket dengan formasi Dzaoent – Vox Tovan – 6Strings Alle – Drums. Tiga pekan sebelum debut album pertama ‘Tribute to Mak Erot’ Alle berpulang. Awal tahun 2008 posisi almarhum diganti Ucup dan sejak itu Tumor Toket berganti nama menjadi Radang Kelamin.

Album pertama pun dirilis super limit. 2009 Tovan pun cabut karena urusan pekerjaan, posisinya diganti Vicky (Bass), bersamaan dengan masuknya Bjiel (Lead Guitar), Ricky (Rhythm Guitar).

Dengan suasana baru, Radang Kelamin semakin produktif dan menghasilkan mini album di akhir 2011 bertajuk ‘Surga Di Dalam Lobang Memek’ hingga puncaknya 2012. Memasuki 2013 formasi kembali berubah menyusul hengkangnya Ucup, Bjiel, Vicky dan Ricky.

Dzaoent (Vocal) memilih tetap bertahan diikuti dengan kembalinya Tovan di posisi Guitar.

“Kami pun merekrut Teguh di posisi drum dan mengasilkan live album berjudul ‘The Slaves Of Dick’,” kata Dzaoent.

Meski ada perubahan besar dari sisi musikalitas, Radang Kelamin tetap mempertahankan tema social porn.

Perubahan besar itu mendapat respon positif pecinta musik hardcore, bahkan penjualan cd mereka tembus 1250 keping dalam tiga minggu.

Akhir 2013 Tovan kembali hengkang. Posisinya digantikan Randy dan kembali menghasilkan album bertitle ‘Brutal Porn Infection’. Namun di akhir 2013 Radang Kelamin kembali ditinggalkan personelnya, kali ini Teguh dan Randy yang pergi. Tidak berlangsung lama, masuk Anggie (Guitar) dan Iqbal (Drums) hingga saat ini.

Adapun mini tour yang dilakukan, kata Dzaoent, di mulai dari Kota Bandung, Sukabumi, Brebes, Kuningan, Cilacap, Jakarta, dan Bekasi.

Waktunya berdekatan karena hanya dua minggu dan untuk mengenalkan Speed Ball.

“Dalam mini tour ini intinya kita ingin mengajak kawan dari Australia Speed Ball dan lebih kepada menemani mereka tour selama dua minggu,” kata dia.

Tribute To Mak Erot (2008) – Ds41 Records
Surga Di Dalam Lobang Memek (Re-release 2014) – Xtreme Records (Indonesia)
The Slaves Of Dick (2013) – 666 Records (Indonesia)
Brutal Porn Infection (2015) – 666 Records (Indonesia).

Sponsor

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Latest

The Secret Menyapa Penggemar di Jakarta

NOISEGARAGE.ID: The Secret, duo folk/pop alternative yang berasal dari Padang, siap memulai petualangan mereka ke Jakarta dengan tur "Ke Tenggara" yang akan berlangsung pada...

Konfliktion Meluncurkan Album “Tatanan Hitam” Masterpiece dengan Pesan Kritis dan Eksplorasi Musikal Baru

NOISEGARAGE.ID :Konfliktion, band yang telah menggebrak dengan single "Akhir yang Menyedihkan" pada Februari 2024, kembali memukau penggemar dengan peluncuran album terbaru mereka, "Tatanan Hitam."...

NOISEGARAGE Show Ajak Band Unjuk Kabisa

NOISEGARAGE.ID: Agregator sekaligus label musik Noisegarage kembali mengajak band-band lokal untuk unjuk kabisa pada event bertajuk ‘Noise Garage Show’. Event ini digelar sekaligus untuk memperingati...

Merayakan International Jazz Day 2024 FooDoMore Rilis single Gone

NOISEGARAGE.ID : Gone adalah sebuah lagu bergenre jazz yang diciptakan oleh Duo Vocalists Mikhael Sebayang dan Yulius Carvallo; 2 (dua) ponggawa FooDoMore yang banyak...

Keabadian Pantera : Melanjutkan Warisan Tanpa Dimebag Darrell

NOISEGARAGE.ID: Setelah kematian tragis gitaris utama mereka, Dimebag Darrell, banyak yang ragu apakah Pantera, salah satu band metal paling ikonik dalam sejarah musik, akan...