Merayakan International Jazz Day 2024 FooDoMore Rilis single Gone

NOISEGARAGE.ID : Gone adalah sebuah lagu bergenre jazz yang diciptakan oleh Duo Vocalists Mikhael Sebayang dan Yulius Carvallo; 2 (dua) ponggawa FooDoMore yang banyak mempengaruhi roots music yang diciptakan pada single-single yang dibawakan oleh band ini. “Dari sekian banyak single yang sudah dan akan dirilis, GONE adalah satu-satunya single bernuansa Jazz yang tidak banyak jauh berubah pada saat proses music rearrangment”. Maka tidaklah salah apabila lagu ini menjadi persembahan kecil untuk ikut merayakan International Jazz Day yang selalu diperingati pada tanggal 30 April di setiap tahun.

Bersumber dari situs resmi un.org diceritakan sejarah bermula di bulan November 2011;
Konferensi Umum UNESCO mencanangkan tanggal 30 April sebagai “Hari Jazz
Internasional”. Hari Internasional ini mempertemukan komunitas, sekolah, seniman,
sejarawan, akademisi, dan penggemar jazz di seluruh dunia untuk merayakan dan belajar tentang seni jazz, akarnya, masa depan, dan dampaknya. Bentuk seni internasional yang penting ini dirayakan karena ingin mempromosikan perdamaian, dialog antar budaya, keragaman, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan martabat manusia, memberantas diskriminasi, mempromosikan kebebasan berekspresi, mendorong kesetaraan gender, dan memperkuat peran pemuda untuk perubahan sosial.

Pada tahun 2023, Herbie Hancock, Ambassador Goodwill Unesco mengatakan “Dengan adanya konflik dan perpecahan di banyak belahan dunia, saya berharap, melalui bahasa universal jazz, perayaan kita dapat menginspirasi orang-orang dari semua negara untuk sembuh, berharap dan bekerja sama untuk memupuk perdamaian.” Retorika ini diwujudnyatakan dengan terselenggaranya Jazz Day, Konser Global All-Star (2023) yang menekankan pentingnya musik jazz sebagai sarana untuk mencapai persatuan dan perdamaian melalui dialog dan diplomasi.

FooDoMore memastikan bahwa lagu Gone sejalan dengan makna yang hendak dicapai pada selebrasi Jazz Day. “Gone adalah lagu tentang optimism” . Mikhael mengatakan bahwa “Sebuah perdamaian dapat terwujud dengan jiwa yang optimis. Menjadi optimis adalah langkah pertama untuk berdamai dengan diri sendiri dalam menciptakan perdamaian utama untuk semua”

Gone berawal dari lirik yang sangat pessimistic; berakhir dengan penguatan lirik yang
sangat optimistic. Mikhael mengatakan bahwa lagu Gone memiliki keunikan tersendiri saat diciptakan. Melodi gitar yang tercipta adalah lirih lirik lagu sesungguhnya. “Gone dinyanyikan oleh melodi gitar yang dimainkan; sedang lirik justru adalah unsur pelengkap”.
Selamat merayakan Hari Jazz International 2024. Semoga segera tercipta perdamaian di seluruh dunia. Be optimistic!

Sponsor

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img

Latest

Underveins Merilis EP “Aggression”: Perpaduan Energi dan Nuansa Metal Modern

NOISEGARAGE.ID: Setelah merilis single pertama berjudul "Jiwa Dan Moral" pada tahun 2022, Underveins kembali memukau para penggemar dengan merilis lima lagu dalam EP yang...

SAMSARA Band Merilis Lagu Terbaru “Melawan Sisa Waktu”

NOISEGARAGE.ID: Band SAMSARA luncuran lagu terbaru mereka yang berjudul "Melawan Sisa Waktu". Lagu ini menandai langkah baru bagi band yang dibentuk pada tahun 2017,...

Konfliktion Meluncurkan Album “Tatanan Hitam” Masterpiece dengan Pesan Kritis dan Eksplorasi Musikal Baru

NOISEGARAGE.ID :Konfliktion, band yang telah menggebrak dengan single "Akhir yang Menyedihkan" pada Februari 2024, kembali memukau penggemar dengan peluncuran album terbaru mereka, "Tatanan Hitam."...

Artis Pendatang Baru Dandan Merilis Album Debut “Satu Langkah Menuju Perubahan”

NOISEGARAGE.ID : Sebagai sorotan di industri musik, artis pendatang baru Dandan telah merilis album debutnya yang berjudul "Satu Langkah Menuju Perubahan." Album ini menampilkan...

Alaskaeight Menghadirkan Album Terbaru “Ruaya” yang Menggugah

NOISEGARAGE.ID: Alaskaeight, sebuah trio pemuda berbakat asal Bandar Lampung, telah merilis karya terbaru mereka yang berjudul "Ruaya". Album ini tidak hanya sekedar rangkaian lagu,...